Lembaga Pengembangan Diri | We Serve | We Care | We Share

Rabu, 08 Juli 2015

Posted by Unknown on Rabu, Juli 08, 2015 in , | No comments
Oleh: Kang Usman Aripin, M.Pd. (Provokator Anti Galaugy)

Sebelum membahas inti dari topik ini, hal pertama yang perlu kita ketahui adalah pemahaman tentang galau. Setelah membaca beberapa referensi tentang pengertian galau ternyata maknanya jauh dari apa yang sebenernya terjadi.

Menurut KBBI galau atau bergalau artinya sibuk berrami-ramai, ramai sekali, kacau tidak karuan (pikiran). Kalau ada seseorang berbicara “ Orang-orang dipasar sedang bergalau”, kalimat ini bukan berarti sedang sedih namun maknanya sedang sibuk beramai-ramai.

Mungkin terasa aneh namun itulah makna sebenarnya. Memang tak ada salahnya apabila keadaan seseorang yang lagi sedih disebut galau, namun makna yang sebenarnya dari kata galau adalah beramai-ramai.

Pembahasan tentang galau kali ini akan mengikuti versi galau yang maknanya kacau pikiran
Kapankah kita merasakan galau? 
Ketika sedang merasa sedih,diputusin, dimarahin, bingung mengambil keputusan dsbJadi galau itu terjadi karena ada masalah, dan apabila tidak ada masalah berarti tidak galau atau sedang bahagia. 

Artinya supaya terhindar dari galau kita harus belajar bagaimana cara menyelesaikan masalah, maka dari itu kita harus kaji terlebih dahulu Hakikat masalah.

Menurut wikipedia masalah adalah kata yang digunakan menggambarkan situasi yang membingungkan. Sedangkan menurut KBBI masalah merupakan sesuatu yang harus diselesaikan.
Prof. Ruseffendi memberikan pandangan tentang masalah yaitu sesuatu yang mengganjal yang apabila diselesaikan akan memberi manfaat yang lebih baik.

Jadi pada hakikatnya masalah itu harus diselesaikan supaya memberi manfaat yang lebih baik. 
Seperti pepatah menyatakan “lari dari masalah hanya akan menemukan masalah-masalah baru”.

Tantangan terberat saat menghadapi masalah yaitu ketika merasa bingung apa yang harus dilakukan, kemana harus pergi dan mencoba menghadapi tetapi tidak bisa. Hal inilah yang mungkin disebut galau tingkat dewa. 

Bagai mana cara mengatasinya?
Karena kalau tidak diatasi malah akan menimbulkan masalah baru. Ingat ! bahwa masalah itu harus diselesaikan supaya memberi manfaat yang lebih baik.
Rumus Anti Galau
Alternatif solusinya yaitu dengan cara berusaha. Menurut ilmu fisika bahwa usaha adalah hasil kali gaya dengan perubahan. 
Rumusnya W = F. S 
W= Usaha
F = gaya
S = perubahan

Nah, kuncinya teletak pada gaya (F). Gaya disini dedefinisikan sebagai kekuatan/ tenaga dan kekuatan itu bisa secara fisik ataupun non fisik yang kita sebut dengan keyakinan.

Kekuatan terbesar pada dasarnya terletak pada keyakinan. Keyakinan yang kuat akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa, contoh sederhana orang yang tunanetra (buta) ada yang bisa bermain gitar, membaca alqur’an dan ada yang bisa mengajar matematika.

Kalau difikirkan secara logika kenapa mereka bisa melakukan itu semua karena latihan yang sangat keras dan dibarengi dengan keyakinan yang kuat bahwa mereka itu bisa, tanpa keyakinan yang kuat mereka tidak akan mempunyai motivasi untuk berlatih.

Keyakinan itu ada dua jenis yaitu keyakinan yang baik (+) dan ada yang tidak baik (-).
(Lihat gambar)

Mengapa kita harus mempunyai keyakinan yang positif? 
Terdapat beberapa alasan mengapa kita harus mempunyai keyakinan yang positif, diantaranya sebagai berikut:

1. Dr. Masaru meneliti tentang air dan alhasil teryata air itu hidup dan dapat merepon yang positif atau negatif terhadap manusia. Ketika air didengarkan kata-kata ang positif seperti “arigatou (terima kasih) ternyata molekul air itu membentuk kristal segi enam (heksagonal) yang indah dan sebaliknya ketika air itu didengarkan kat-kata negatif misalkan “kamu bodoh” bentuk kristal air menjadi tidak beraturan.
air itu hidup dan sebagian besar dalam tubuh manusia adalah berisi air. Kalau kita mempunyai keyakinan yang positif maka reaksi dalam tubuh kita akan membaik sehingga akan mengahsilkan kekuatan luar biasa dan bahkan hal yang tidak mungkin terjadi bisa terjadi.

2. “Allah tidak akan memberikan beban kepada seseorang melainkan sesuai kemampuanya...” (QS. Al-Baqarah :286)
3. “sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”. (Qs. Asy-Syarh : 6)
4. “... Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan jalan keluar” (Qs. At-Thalaq :2)

Tak ada alasan bagi kita untuk menyerah dalam menyelesaikan masalah dan tak ada alsan bagi kita untuk tidak mempunyai keyakinan yang positif .

Intinya kita harus mempunyai keyakinan yang kuat bahwa setiap masalah ada solusi.

Kesimpulannya supaya kita terhidar dari galau, kuncinya adalah dengan mempunyai keyakinan yang positif supaya menghasilkan usaha yang baik dengan begitu masalah akan terselesaikan dengan baik dan ingatlah “Selalu ada hikmah di setiap adanya masalah”.

@copyright ALT_Training

0 komentar:

Posting Komentar

Trainer

Banner WEB TIG Citek Banner WEB TIG Wahyu Banner WEB TIG Hari Banner WEB TIG Hari